head-content'/> Cerita Minimarket

Blog Keren, Bacalah!!!

Thursday, July 8, 2021

Mudahnya mendirikan Minimarket : Praktek terbaik 3

 Mudahnya mendirikan minimarket praktek terbaik 3 adalah lanjutan berikutnya. Tulisna ini adalah saduran dari Buku yang akan Saya terbitkan nanti sebagai buku saku bagi pelaku ritel lokal. Buku ini merupakan hasil dari pengalaman Saya sebagai konsultan minimarket sejak tahun 2010 dan pengalaman dalam ritel moderen sejak tahun 1999. Buku ini murni memang pengalaman lapangan, tidak berbasis teori-teori dari buku lainnya. semoga bisa menjadi bahan bacaan anda untuk pedoman dan petunjuk jika ingin mendirikan minimarket, melakukan pembaharuan (recovery) atau ingin melakukan pengembangan.

https://www.konsultanminimarket.com/cara-mendirikan-minimarket-lengkap.html


Lokasi Strategis Mendirikan Minimarket

Mendirikan minimarket, atau toko atau usaha apa saja tentu semua orang berifkir harus di lokasi yang strategis. Lokasi strategis ini tentu tidak sama menurut persepsi masing-masing orang, Namun untuk usaha minimarket ini, standar lokasi yang strategis mestinya bisa kita pelajari dan bisa kita nilai sendiri dan kita rasionalkan. Tentu kita semua memiliki potensi untuk mengukur dan menilai, namun dari pengalaman penulis yang sudah mendampingi ribuan minimarket di Indonesia, maka kami menemukan beberapa syarat lokasi bisa dikatakan strategis. Oleh sbeb itu mari kita bahas satu persatu.

a.       Cara memilih Lokasi

 

Hal yang pertama untuk bisa menentukan lokasi strategis atau tidaknya , hal yang sangat sederhana bisa kita lakukan sebagai berikut :

1.      Lihat tingkat kepadatan penduduk di sekitar toko kita. Kalua anda mendirikan minimarket di kota, maka jarak radius yang yang anda jadikan patokan adalah 5km dari toko anda. Jadi silhkan lihat tingkatkan kepadatan penduduk sekitar 5km dari toko anda. Hari ini bisa dilakukan dengan aplikasi googlemaps. Silahkan di klik google map, tetapkan lokasi anda dan pakai satelit, otomatis akan keluar outpun semua data rumah hunian dan atau perkantoran yang ada di sekitar rumah anda.  Selain itu juga bisa gunakan data BPS setidaknya akan muncul angka-angka hunian yang ada di sekitar toko anda. Jika hunian di sekitar radius 5KM dari toko anda misalnya ada 500 KK , maka toko anda juga bisa dibilang strategis, apalagi kalua sampai 1000 KK , lokasi ini sangat keren dan super strategis.

2.      Pelajari Traffic atau lalu Lalang orang atau kendaran di depan toko anda. Caranya fokuskan diri anda mulai dari pagi sampai malam hari misal hari biasa dan hari libur atau “week end” , hitung dengan alat hitung , berapa orang yang lewat misalnya pagi hari, siang hari, sore hari dan malam hari, nanti akan ketemu berapa jumlah rata-rata lalu Lalang di depan toko anda. Jika misalnya lalu Lalang di depan toko anda dalam 1 menit bisa 5-10 orang, maka lokasi ini sangat strategis.

3.       Jika Lokasi anda berada di area pasar yang rame setiap hari mulai subuh sampai siang atau sore hari bahkan malam hari, maka lokasi ini super strategis. Makanya, tidak heran jika toko waralaba nasional menjadikan titik di Pasar sebagai salah satu target utama. Kenapa? Karena area  pasar memang sudah jelas pasarnya dan ramainya. Tidak perlu banyak effort untuk melakukan strategi branding. Branding dengan gampang bisa tertancap dibenak konsumen karena setiap hari ke pasar dan melihat minimarket anda.

4.      Trik yang ke-4 ini paling gampang dan mudah, yakni, jika sudah ada bediri minimarket waralaba di lokasi yang anda bidik, maka itu adalah lokasi strategis, karena mereka sudah memeiliki system penialain yang sangat baik dan sudah handal dan terbukti sukses. Jadi jangan takut, bidiklah lokasi itu dan dirikan minimarket di lokasi tersebut.

5.      Apabila di lokasi anda ada perkantoran, kampus dan sekolah , maka ini adalah lokasi sempurna dan “perfecto”, jangan tunggu lama-lama, langsung dirikan dan wujudkan mimpi anda dengan usaha minimarket yang anda miliki.

 

b.      Mengukur kelayakan Lokasi Minimarket

Menukur kelayakan lokasi tentu berhubungan dengan tidak saja lokasinya namun juga dengan berapa banyak modal yang akan anda gelontorkan untuk mendirikan minimarket. Saya akan berikan sedikit secara sederhana saja hitung-hitungannya, biar tidak terlalu rumit untuk memahaminya.

1.      Hitung Investasi anda

Jika anda mau mendirkikan minimarket misalnya dengan luasan 100m2 , maka modal yang anda butuhkan adalah senilai 100 x 5.500.000 yakni senilai 550.000.000,- untuk modal di luar Gedung. Jumlah sebesar ini biasanya adalah modal yang bisa dikategorikan medium mendekati ideal, karena jika ideal bisanya membutuhkan modal 6.500.000/m2. Ideal di sini artinya benar-benar mirip dengan minimarket warabala baik dari tampilan, jumlah barang, system kasir dan juga tampilan luar.

 Mari kita tambahkan biaya pendirian Gedung yang anda dirikan misalnya untuk ukuran 100m2 yakni 100 x 4.000.000,- yakni 400.000.000,- maka Total modal yang anda keluarkan adalah 950.000.000,-. Modal ini sudah termasuk modal cadangan buat beli barang dan operasional.

 

2.      Kekuatan daya beli masyarakat

 

Berdasarkan pengalaman Kami kekuatan daya beli masyarakat rata-rata per struk atau pertransaksi berkisar antara 25.000 sd 30.000. daya beli ini rumusnya biasanya dari rata-rata omset per hari , bulan dan tahunan. Ketemu angka ini berdasarkan data software yang kami miliki yang digukan oleh para klien kami di sleuruh Indonesia. Maka ketemulah angka kekuatan daya beli rata-rata masyarakat per struk adalah 27.500,-. Oleh sebab itu, ini kita jadikan acuan berapa omset yang akan kita capai.

3.      BEP

BEP adalah Break Event POINT atau kalua disederhanakan adalah penjualan yang terjadi setiap hari atau sebulan setiaknya bisa menutupi biaya-biaya yanga da di toko, namun kita belum untung. Misalkan , biaya toko kita adalah

1.      Gaji                                                                       : 15.000.000

2.      Marketing                                                  :   2.000.000

3.      Administras                                                           :   1.000.000

4.      Logistik                                                     :      500.000

5.      Listrik                                                        :   3.000.000

6.      Penyusutan Gedung                                              :   1.600.000

7.      Pajak                                                         :   1.500.000

Jumlah Biaya Operasional                         : 24.600.000

 

Nah ini adalah Biaya Operasional yang harus di tutupi setiap bulan, jadi hasil penjualan kita setiap bulan minimal bisa menutupi biaya ini, makanya ini dinamakan dengan BEP. Artinya kita belum untung. Jika omzet kita dan labanya baru hanya bisa membayar Biaya operasional, toko kita belum untung dan anda sebagai investor atau pemilik toko belum mendapatakan hasil dari sini, kecuali gaji tersbut untuk membayar anda.

 

4.      Laba Yang di harapkan

Laba adalah sesutau yang sangat diharapkan oleh semua pelaku usaha. Apa gunanya berbisnis jika tidak mendatangkan laba bukan? Sebuah pekerjaan yang sia-sia jika usahamu tidak menghasilkan laba. Jika tidka menghasilkan laba, maka anda perlu evaluasi menyeluruh terhadap usaha anda.

Berikut akan saya berikan ilustasi sederhana tentang laba Minimarket.

a.       Mark up

Mark Up artinya adalah menaikkan Harga. Menaikkan harga ini gunakanya untuk mentnukan harga jual. Jika ada membeli barang atau kulakan dengan harga Rp 1.000,- maka anda ingin menjual dengan Mark-up 50 persen, maka Harga jual sebagai berikut :

(1000 x 50%) + 1000 = 1.5000

Jadi Harga kulakan atau Harga beli barang Rp 1.000,- maka Harga Jual ada adalah Rp 1.500,-. IStilah Mark up ini banyak yang salah paham, bahwa sebagain orang mengganggap mark-up ini adalah margin. Sangat berbeda, margin adalah laba bruto atau laba kotor sedangkan Mark-up adalah cara menaikkan harga untuk menentukan harga jual.

 

b.      Margin

Margin atau juga bisa diartikan adalah laba kotor artinya laba yang dihasilan dari penjualan dalam satuan produk atau jumlahs emua produk. Untuk menentukan margin yang sederhana adalah sebagai berikut :

Margin = Harga Jual (penjualan) – Harga Beli (kulakan)

                                    Harga Jual

Contoh

Harga beli Produk A = Rp 1.000

Mark Up (50%)         = Rp     500

Harga Jual                 = harga Beli + Markup

                                       Rp 1.000 + Rp 5.00 = Rp 1.500

Margin                   = Harga Jual – beli X 100% =

                                        Harga Jual

Rp 1.500 – Rp 500  x 100% = 33,3%

                                            Rp 1.500

Nah dengan contoh tersebut diketahui bahwa Margin produk yang kita jual adalah 33,3 % dengan nilai mark-up 50% dari harga beli/kualakan/hpp.

 

 

c.       Laba bersih

Laba Bersih adalah laba yang didapat setelah dikeluarkan semua biaya operasional.

Rumusnya

Laba bersih = Penjualan-HPP (harga beli)- Biaya Operasional

Contoh

Jika Penjualan total sebulan adalah Rp 200.000.000,-

Margin adalah 33,3%  x 200.000.000 = Rp 66.600.000 artinya harga beli adalah

Rp 200.000.000 – Rp 66.600.000 = Rp 133.400.000

Dan Biaya Operasional seperti yang dipaparkan seperti contoh BEP sebelumnya adalah sebesar 24.600.000, maka berapakah laba bersihnya?

Jawabannya :

Penjualan                           = Rp 200.000.000

Harga beli (Kulakan)                     = Rp 133.400.000

Margin  (laba kotor)          = Rp 66.600.000

Biaya Operasional             = Rp 24.600.000

Maka  Laba bersih adalah sebagai berikut :

Penjualan – Harga beli – biaya Operasional

Rp 200.000.000 – Rp133.400.000 – Rp 24.600.000 = Rp42.000.000

Artinya dengan omzet Rp 200.000.000 dan Margin 33.3% dan biaya operasional sebesar Rp 24.600.000 maka Laba bersih adalah sebesar Rp 42.000.000,- .

Berapa persenkah laba bersih toko dengan kondisi seperti ini?

Rumusnya adalah : Laba bersih  x 100%

                               Penjualan

Artinya    : Rp 42.000.000   x 100% = 21%

     Rp 200.000.000

    Artinya laba besihnya adalah sebesar 21% dari Penjualan.

Dengan kondisi seperti ini sangatlah menarik, dengan laba bersih sebesar 21%, bisnis anda adalah bisnis yang sangat sehat dan layak untuk dikembangkan.

           

            JIka anda telah bisa mempelajari tentang rumus dan istilah di atas, dan kondisi proyeksi toko  anda sekiranya bisa seperti itu, maka ini sangat layak dan secepatnya harus didirikan.  Namun, saya perlu sampaikan bahwa dalam bisnis minimarket dengan segemntasi keluarga dan lokasi yang standar artinya bukan area npremium, biasanya margin yang ada berkisar 12,5%.

Begini Gambarakan kelayakan usahanya secara sederhana :

 

a.       Kita ambil contoh toko ukuran 100 m2 yang kita paparkan seperti sub judul Hitung investasi anda.

b.      Investasi senilai Rp 950.000.000,-

c.       Kekuatan daya beli masyarakat Rp 27.500.000

d.      Struk yang keluar atau jumlah transaksi setiap hari adalah 300 struk/transaksi

e.       Maka Penjualan adalah 300 (struk)  x Rp27.500 (daya beli) = Rp 8.250.000. ini alah penjualan atau omset datu hari

f.       Omset sebulan adalah 30  (hari) x Rp 8.250.000 (penjualan/hari) = 247.500.000

g.      Dengan ketentuan margin sebesar 12,5% maka nila Margin atau laba bruto adalah sebagai berikut

Rp 247.500.000 x 12,5% = Rp 30.937.500 (laba bruto sebulan)

h.      Biaya operasional bulanan adalah sesuai dengan sub judul tentang BEP di atas yakni Rp 24.600.000,

i.        Maka Laba bersih anda adalah

Laba bruto – Biaya operasional = laba bersih

Rp 30.937.500 – Rp 24.600.000 = Rp 6.337.500

j.        Maka dengan kondisi ini, dengan investasi senilai Rp 950.000.000 anda bisamenghasilkan laba bersih senilai Rp 6.337.500, maka lokasi ini sudah layak anda dirikan minimarket. Artinya anda bisa mengandalkan usaha ini untuk menopang hidup anda. Namun jika bicara berapa payback period nya , maka anda tinggal menaikkan omzet dan menaikkan laba bersih 2 kali lipat, sehingga Payback period bisa di capai 6 tahun lebih sedikit. Hal ini jika dihitung dari semua investasi total Gedung dan Modal.

k.      Namun jika menghitung hanya modal yang dikeluarkan tanpa Gedung, maka dengan kondisi ini anda bisa mengembalikan modal dalam jangka waktu 7 tahun.  Rumusnya adalah Rp 550.000.000 (modal) : Rp 6.3337.500 (laba bersih bulanan) = 7.2 tahun.


Silahkan nantikan tulisan berikutnya nanti yang akan saya kupas serial 4. Jika anda masih ingin bertanya atau konsultasi langsung bisa kontak 0887-4334-06-143 bersama Saya Adri Syahrizal Presiden direktur Ritelteam Indonesia yang memang bergerak dalam bidang jasa konsultan minimarket moderen.


Mudahnya Mendirikan Minimarket : Praktek Terbaik 2

 Mudahnya Mendirikan minimarket , praktek terbaik 2 adalah lanjutan tulisan dari pratek terbaik 1.Anda yang ingin mendirikan minimarket atau yang sudah memiliki dan ingin melakukan pembaharuan atau pengembangan, layak untuk membaca ini sampai selesai. 

https://www.konsultanminimarket.com/cara-mendirikan-minimarket-lengkap.html

Belajar Ilmu Minimarket

Belajar Imu Minimarket saat ini sangat mudah untuk dijangkau. Anda tinggal “googling” bisa pakai kata kunci “belajar minimarket”, “ilmu minimarket”, “konsultan Minimarket”, “trainingminimarket” “, “pelatihan Minimarket”, “cara mendirikan minimarket”, “paket pendirian minmarket” dan lain sebagainya. Sangat banyak situs-situs dan website yang bisa anda jadikan sebagai referensi. Youtube dan media sosial juga banyak sekali. Jadi penting bagi anda sebelum memutusukan untuk mendirikan bisnis ini atau ingin menjadi pelaku usaha minimarket belajar dulu.

Belajar Ilmu minimarket sebagai langkah awal sangat berguna untuk anda sebagai bahan dan data yang bisa menjadi bahan pertimbangan anda untuk mendirikan minimarket. Berikut beberapa cara dan tips belajar ilmu minimarket :

a.       Membaca Artikel tentang Manajemen Minimarket

 

Banyak sekali artikel yang membahasa tentang minimarket. Artikel-artikel ini saling melengkapi satu sama lain. Mulai dari cara mendirikan minimarket, manajemen minimarket, strategi pemasaran minimarket, Manajemen merchandising , manajemen keuangan dan juga bagaimana Teknik Grand Opening Minimarket yang menarik.

Artikel-artikel ini bisa anda unduh dan dapatkan dari situs website yang terpercaya dan kredibel. Misalkan dari situs www.konsultanminimarket.com, website Wikipedia dan lain sebagainya. Silahkan anda berselancar dengan bebas dan tanpa beban untuk melakukannya.

 

b.      Melihat Youtube

 

Youtube hari ini juga bisa menjadi referensi belajar anda. Banyak materi yang berkaitan dengan minimarket. Banyak materi yang mengulas  sukses mendirikan minimarket, sukses melakukan pemasara minimarket dengan strategi maksimalisasi media sosial, Sukses mendirikan minimarket dan mengelola dengan berbagai macam tip dan trik yang keren dan sangat aplikatif, karena berbasis pengalaman.

Anda bisa memilih channel yang benar-benar pelaku usaha minimarket, sehingga anda bisa merasakan feelnya , karena itu bukan teori semata, namun mereka membagi pengalaman real yang sudah mereka lakukan dan terbukti berhasil. Tugas anda tinggal hanya meniru yang sudah ada tanpa banyak teori dan pertimbangan lainnya.

 

c.       Ikut Training Khusus Minimarket

 

Jika sudah membaca artikel dan mempelajari lewat youtube dan anda masih belum yakin, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah , bisa ikut pelatihan atau training manajemen minimarket. Ikutlah training minimarket yang benar-benar mengupas secar teknis bagaimana mendirikan minimarket dari awal sampai Grand Opening dan pasca grand opening. Ikutlah training yang benar-benar membagikan langkah praktis bukan hanya teori semata yang tidak bisa anda jangkau.

 

Lembaga yang memang konsen melakukan training ini memang tidak banyak, sepengetahuan penulis salah satunya yang rutin adalah JTTC UGM yang setiap tahun selalu mengadakan pelatihan minimarket walau peserta hanya 1 orang, selain itu adalah Lembaga yang memang focus di ritel atau minimarket yakni ritelteaminstitute.com. Silahkan anda akses semua Lembaga tersebut, dan atau jika memang ketemu Lembaga lain bisa jadikan perbandingan mana yang cocok bagi anda.

 

Biasanya kelas training ini akan membagikan Teknik Mendirikan minimarket  dan mengupas mulai dari Setup toko, Planogram, Sumber barang, penataan barang, Strategi penetuan harga, input data yang benar , optimasi software , penataan barang , manajemen SDM, Merchandising dan Inventori serta juga bagaimana amelakukan Teknik grand opening yang langsung “wow” mendatangkan konsumen belanja dalam jumlah yang langsung banyak.

Demikian lanjutan tulisan kedua ini, jika anda masih mengalami kebingungan silahkan kontak Tim Konsultan Minimarket Ritelteam Indonesia yang berdomisili di Yogyakarta, jalan raya Tajem Maguwoharjo, Sleman Yogyakarta. Jika Anda berminat untuk mendirikan minimarket baru, atau mau melakukan pembaharuan atau pengembangan, maka kami siap selalu hadir untuk anda. 



Mudahnya Mendirikan Minimarket : Praktek terbaik 1

 Mudahnya Mendirikan Minimarket : Praktek terbaik

tulisan ini akan berseri, karena disadur dari buku yang saya buat dan akan diterbitkan, namun anda bisa membacanya  pelan-pelan. Jika anda membaca semua halaman blog ini maka ini adalah isi buku yang akan saya terbitkan nantinya tentang "Praktek Terbaik Pendirian Minimarket : Mudahnya mendirikan minimarket).



A. Pengantar Minimarket

 

Minimarket ya Minimarket adalah kata yang saat ini menjadi magnet tersendiri baik bagi para pelaku usaha maupun konsumen ritel yang ada di Indonesia. Minimarket selalu diasosiasikan kepada toko yang tampilannya bagus, ruangannya adem, Layanannya bisa ambil sendiri, barang yang dipajang rai dan menarik dan intinya adalah toko yang bagus dan menarik untuk dikunjungi.

 

Tahun 2000an masih belum banyak masyarakt yang mengenal konsep minimarket ini, karena rata-rata para pelaku usaha ritel masih banyak yang menjual dagagannya dengan konsep warung, kios di pasar dan atau toko biasa di pinggir jalan. Nah, mulai tahun 2005-an mulai ada sesuatu yang baru, menghentak dan mengejutkan sekali bagi para pelaku usaha ritel dengan bermunculannya minimarket waralaba nasional kita sebut saja Indomaret dan alfamart. Nah, sejak itulah mulai para pelaku usaha ritel lokal ingin meniru dan kalua bisa sama persis modelnya dengan minimarketwaralab tersebut.

 

Tahun 2010an semakin masiive pergerakan Minimarket waralaba nasional dan tahun ini sudah tersebar puluhan ribu diseluruh nusantara. Dahsyat bukan? Ya memang dahsyat. Namun pelaku usaha ritel lokalpun juga akhirnya juga mulai tumbuh, kalua melihat data dari pemerintah sampai tahun ini ratusan ribu minimarket lokal juga telah berdiri di daerah , ada yang baru, ada yang bertransformasi dan ada juga yang model kerjasama.

 

a.       Sejarah Minimarket

Kalau melihat sejarah lahirnya toko ritel modern , kita mungkin pernah mendengar Sarinah. Sarinah adalah pionir pelaku usaha toko ritel modern yang ada di Indonesia berdiri pada tahun 1962. Saat itu, Sarinah menjadi primadona masyarakat Indonesia sebagai salah satu Toko yang wajib dikunjungi, dan menjadi suatu kebanggan bila telah berbelanja dan berkunjung ke Sarinah.

Setelah Sarinah, akhirnya kita juga mulai mengeal Sogo, HERO dan akhirnya Indomaret yang mulai mengepakkan sayapnya dengan kategori Minimarket pada tahun 1997. Sejarah toko modern ini penting buat kita sebagaia cuan bahwa kita harus selalu update dengan perkembangan yanga da yang berkaitan dengan bisnis ritel ini. Terjaidnya percepatan perkambangan ini, menjadi catatan besar, bahwa bisnis ritel ini snagat dinamis. Oleh sebab itu, Sebagai pelaku usaha atau yang baru mau gabung dalam bisnis ini harus memahami.

Minimarket Lokal non waralab juga mulai berkembang massive sejak tahun 2000an. Penulisa sendiri masih ingat dulu sering mengadakan training minimarket modern lokal sejak tahun 2000an, di Jogja pelaku ritel lokal masih gamang dan banyak yang tersentak serta kaget. Akhirnya satu persatu , mulai menyadari bahwa perubahan itu pasti dan mengikuti perubahan hukumnya wajib , jika ingin bertahan dan bertumbuh.

b.      Perkembangan Minimarket

 

Indonesia Mnejadi tuan rumah dan menjadi lahan empuk bagi bisnis ritel di Asia Tenggara. Laporan Nielsens Menunjukkan bahwa jumlah Minimarket di Indonesia  bisa mencapai 43 jutaan lebih di tahun 2017. Perkembangan Minimarket ini menunjukkan trend naik bahkan bisa sampai 3,7 persen. Data ini bisa menjadi lebih besar , karena banyak juga berdiri minimarket lokal yang di desa-desa atau pinggiran kota yang tentunya tidak memiliki izin standar, namun mereka melaksanakan bisnisnya dengan baik. Karena biasanya aturan izin berkaitan dengan IMB, sehingga para pemain ritel lokal yang modern terbentur izin ini.

Kenapa perkembangan Minimarket ini begitu pesat? Karena saat ini, banyak konsumen yang tidak mau menghabsikan waktu untuk belanja ke sebuauh departemen store yang besar, mereka mau lebih cepat pelayananya, tidak perlu parker yang lama dan langusng membeli. Bayangkan jika belanja di sebuah Mall yang sangat rumit dan kompleks. Masuk ke parkiran lama, antri Panjang, dan lain sebagainya.

Pertumbuhan minimarket lokal yang cukup pesat ini, bisa diperkirakan lebih dari 1000 unit yang buka dan berdiri setiap tahunnya, ini merupakan pertumbuhan yang sangat menggembirakan , artinya ada pergarakan positif di masyarakat Indonesia dan ada harapan yang membuncah dalam bisnis ini.

 

c.       Beda Toko Tradisional dan Minimarket Moderen

Toko Tradisional dan Moderen tentu sangat berbeda pada aspek manajemennya. Ada beberapa hal yang sangat signifikan membedakan antara toko tradisional dengan modern. Siginifikansi perebedaan ini berdampak pada output penjualan di toko. Oleh sebab itu kita akan membahas tentang perbedaan ini secara sederhana dan lugas.

Kategori Minimarkert atau Toko dibilang modern sebagai berikut :

1.      Menggunakan Teknologi komputerisasi. Teknologi komputerisasi ini Bahasa awamnya adalah menggunakan alat hardware computer, software , scanner dan printer serta kertas printer. Semua alat ini sangat penting karena saling berkaitan dan saling mendukung stau sama lain. Hardware computer jelas sebagai alat pengoperasian software yang dijadikan sebagai “wadahnya” atau rumahnya.

 

Sedangkan software adalah system yang dijalankan dalam wadah tersebut. Untuk menjalankan system maka dibutuhkan tambahan alat misalkan scanner untuk membaca data transaksi dan printer untuk menghasilkan output transaksi yang bisa dijadikan sebagai barang bukti transaksi yang sah dan oleh sebab itu butuh kertas printer.

 

2.      Layanan ambil sendiri atau Swalayan atau “self service”. Layanan ambil sendiri ini artinya, konsumen tidak perlu lagi dilayani oleh pemilik toko, dan diambilkan barang yang dibutuhan, namun konsumen dengan bebas untuk eksplorasi barang yang ada di toko, memilah dan memilih, melihat lihat, mengamati, memperhitungkan dengan budgte yang akan dia keluarkan atau dengan uang yanga da di saku.

 

Konsumen juga dengan bebas menentukan mana barang yang akan dipilih dan akan dibeli tanpa berlama lama untuk antri bertanya, dilayani dan disedikan barangnya oleh pemilik toko. Konsumen hanya perlu memilih , membawa barang ke kasir pembayaran, dan mendapatkan bukti pembayaran dengan kertas atau struk pembayaran.

 

3.      Penataan barang yang Rapi, sesuai kategori dan menggunakan rak modern yang knock down atau bongkar pasang. Penataan barang yang rapi berbasis kategori atau jenis Food dan non Food adalah juga syarat sebuah toko bisa dikatakan modern atau tidak. Pajangan barang yang bisa membuat konsumen bebas dan nyaman untuk melihat dan memilah milih barang. Penataan barang yang menarik juga bisa membuat konsumen betah berlama lama untuk mengamati dan menilai suatu barang.

Nah jika ada toko yang tidak menerapkan kategori seperti diatas maka belum bisa masuk sebagai minimarket modern. Karena masih menggunakan pola lama atau konvensiona. 3 kategori diatas sangat penting, jika ingin mengukur apakah anda termasuk toko/minimarket modern atau masih tradisional. 

 nah, kami dari Riteltam Indonesia sebagai salah satu konsultan minimarket nasional terbaik dan terpercaya, bisa menjadi tempat konsultasi anda. kami akan layani konsultasi dari anda, sampai anda paham dan juga bisa mendampingi pendirian minimarket anda.

https://www.konsultanminimarket.com/cara-mendirikan-minimarket-lengkap.html


Wednesday, July 7, 2021

10 Daftar Waralaba Ritel Nasional

 

10 Daftar Waralaba Ritel Nasional

Anda , tentu banyak yang sudah mengenal Indomaret atau alfamart. Mereka adalah pemain ritel besar raksasa yang mewaralabakan bisnisnya. Saya rasa seluruh seantero Indonesia sudah banyak yang mengathui ini. Namun ternyata, selain Indomaret dan alfamart, masih ada lagi pemain ritel lainnya yang juga mewaralabakan bisnisnya selain pemain besar tersebut. Berikut akan saya uraikan satu persatu tentang pewaralaba ritel nasional ini . Mereka bisa dikategorikan dengan waralaba modal kecil dan waralaba modal besar.

Waralaba Modal Kecil

Waralaba modal kecil adalah waralaba yang hanya mensyaratkan dengan modal yang tidak lebih dari 200 juta. atau dibawah 200 juta. oleh sebab itu ini masih bisa dikategorikan sebagai waralab kecil

1.       Lotte Grosir

Lotee grosir saat ini juga membuka waralab bagi para pelaku ritel mulai dengan budget 70 jutaan. anda bisa langsung kontak lotte grosirnya jika berminat dan ingin mencoba kerjasama dengan lotte grosir

2.       Homart

Homart termasuk pemain baru dalam bidang ritel yang beridir sejak tahun 2011, mereka menawarkan waralaba mulai dengan modal 60 juta saja. Mungkin ini juga bisa jadi pertimbangan bagi anda yang memiliki ruang yang kecil.

3.       Rajawalimart

Rajawali ini dikenal sebelumnya sebagai distributor gula pasir besar. namun saat ini juga mengembangkan sayap di bidang bisnis minimarket. so, jika anda berminat untuk waralaba rajawalimart, siapkan modal mulai dari 150 juta. apa saja yang anda dapatkan? silahkan kontak langsung yaa.

4.       Leumart

Leumart merupakan hasil kongres Ekonomi Ummat yang didukung oleh MUI pada tahun 2018. Mereka juga ingin mengembangkan sayap bisnis dalam bidang ritel minimarket. modal mulai dari yang kecil 12 juta, 20 juta sampai dengan 70 jutaan. Ini bisa jadi solusi bagi anda yang mau ikut terlibat mengembangkan dan memberdayakan ekonomi umat Islam khususnya.

Waralaba Modal Besar.

Waralab modla besar adalah waralaba yang mensyaratkan modal lebih dari 200 juta, berikut daftarnya :

1.       Indomaret

Waralaba Indomaret sudah tidak asing lagi. Anda tinggal siapkan budget yang pas dan sesuai dengan ukuran ruangan anda. Brand Indomaret tentu sudah menasional, sehingga jika anda mau ikut waralab ini, tentu peluang suksesnya lebih besar. Investasi mulai dari angka 300 jutaan ke atas.

2.       OMI

OMI adalah salah satu sayap bisnis Indogrosir yang menegmbangkan sayapnya pada aspek minimarket. Mereka akan melakukan support mulai dari barang semua akan dikrim dari OMI dengan nama atau brand milik sendiri tapi disertakan ada logo OMI di toko anda. Siapkan uang mulai dari 200 jutaan , maka anda bisa ikut waralaba ini.

3.       Alfamart

Alfamart juga adalah brand minimarket nasional yang juga telah melekat dihati masyarakat. Anda tinggal siapkan modal mulai dari 300 jutaan ke atas. Ini juga menyesuaikan dengan ruangan, yang anda miliki.

4.       Alfamidi

Alfamidi masih satu grup dengan alfamart, namun dengan ukuran dan type yang berbeda. untuk mendapatkan waralaba Alfamidi anda harus menyiapkan modal mulai dari 1,2 milyar. karena ruangan yang digunakan juga sangat besar. Kalau melihat dari yang sudah ada, perbedaan alfamart dengan alfamidi adalah kelengkapan barang dan layanan.produk barang juga lebih lengkap.

5.       Yomart

Yomart juga termasuk salah satu grup minimarket yang sangt populer apalagi di daerah Jawa barat. Sampai saat ini mereka telah memiliki gerai lebih dari 200an gerai. Untuk ikut waralab Yomart anda harus menyiapkan modal lebih dari 300 juta.

6.       Socamart

Jaringan Socamart memiliki nilai tambah yang unik, karena mereka mengedapankan konsep "berbagi" dan tidak memberatkan kliennya. Biasaya cukup mengeluarkan modal senilai 200 jutaan lebih.

Nah retailers, begitulah gambaran pemain ritel lokal yang memiliki konsep waralaba. namun jika anda tidak menginginkan konsep waralaba , artinya anda ingin membangun minimarket sendiri dengan cara dan metode sendiri, Kami dari Ritelteam Indonesia sebagai Konsultan Minimarket moderen siap mendampingi anda, mulai dari survey lokasi, menilai kelayakan lokasi dan sampai pendirian kami siap mendampingi anda, karena misi kami adalah memperkuat kepercayaan diri para pemain lokal dan menerapkan manajemen minimarket moderen ala waralaba.


https://www.konsultanminimarket.com/konsultan-ritel-nasional.html


Tuesday, July 6, 2021

Pertumbuhan Ritel tahun 2021.

Pertumbuhan Ritel tahun 2021.

Pertumbuhan dunia industri ritel pada tahun 2021 jela smenurun, namun masih memebrikan harapan. menurut data dari CEIC data bahwa tahun ini pertumbuhan sebesar 12,9% pada tahun 2021 bulan mei, Rekor ini turun dibanding sebelumnya yaitu 15,6 persen untuk tahun 2021 bulan april. Data pertumbuhan industri ritelt di Indonesia akan diperbaharui setiap bulannya dengan rata-rata 8,5% dari 2011 bulan Januari sampai dengan tahun 2021 bulan Mei dengan 125 observasi yang dilakukan.

Menarik sekali bukan? data ini sangat penting bagi kita sebagai pelaku ritel, karena dengan adanya data ini menjadi bahan pertimbangan untuk bisnis ritel. Data ritel pernah mencapai angka tertinggi yakni 28.2% pada tahun 2013 bulan desember dan juga pernah terendah pada angka -20,6% pada tahun 2020 bulan mei. maklum saja karena pada bulan ini, pandemi sangat mendera dan kondisi pengetatan juga terjadi. Data ini dikategorikan dalam Global Economic Monitor world trend plus dengan tabel retail sales Y-o-Y growth perbulan di Asia. 













Dengan melihat grafik di atas , anda bisa meengamati bagaimana pertumbuhan industri retail di negara-negara yang ada di dunia. namun yang pasti adalah, bahwasanya sampai saat ini usaha ritel masih sangat menjanjikan. Dengan adanya pandemi telah memberikan cukup bukti kuat bahwa salah satu bidang bisnis yang tahan banting khususnya bagi pelaku usaha ritel kecil dan menengah, bahwa bisnis masih bis ahidup bahkan mungkin ada yang mengalami kenaikan. Kenapa? karena dengan banyaknya bantuan sosial dari pemerintah, inilah yang menggerakn roda perekonomian nasional.

so, jangan ragu, jika anda ingin membuka bidang usaha bisnis ritel atau sembako atau PMD atau apapun istilahnya yang menjurus pada bidang bisnis esensial yakni menyedikan kebutuhan harian masyarakat, maka insya allah akan bertahan lama. anda yang belum mengetahuai seluk bisnis ini bisa berkonsultasi dengan konsultan minimarket Ritelteam Indonesia yang berada di Yogyakarta dengan sebaran cabang dari sumatera dan klien sampai Papua.

https://www.konsultanminimarket.com/konsultan-ritel-nasional.html





Recovery Toko Sumber Rejeki di Purbalingga

Pandemi, faktanya memang telah banyak menelan korban terhadap para pelaku usaha, baik usaha besar, menengah maupun kecil. Sejak mulai maret sampai hari ini di bulan Juli, terukti masih banyak yang masih belum bisa keluar dari zona kebangkrutan, hantaman cashflow yang luar biasa dan akhirnya banyak pula yang menelan pil pahit untuk menutup usahanya Kita sangat mudah untuk menyaksikan, mislanya saja di Jogja, jika anda berjalan-jalan disepanjang jalan protoko, malioboro, jalan solo, jalan kaliurang, seturan, babarsari dan lain sebagainya, sudha banyak gedung-gedung yang tututp bahkan ada tulisan dijual atau dikontrakkan. betapa pedihnya dan menyedihkan sekali kondisi yang harus kita hadapi semuanya, merata tidka hanya satu daerah , Indonesia bahkan Internasional, bahkan negara tetangga seperti malaysia dan singapore juga mengalami hal yang sama.

Namun, Tentu masih ada beberapa sektor bisnis yang masih bisa bertahan, salah satunya adalah retail yang fokus menjual produk-produk harian karena dianggap sebagai sektor esensial, maka bisnis ini masih diberikan kebebesan untuk tetap buka , walau dibatasi jam buka dan tutup, namun masih memebrikan harapan untuk mendapatkan hasil dari penjualan produk usahanya. 

Bisnis Ritel yang berbasis produk harian ini jugalah yang di jual oleh salah satu Toko Sumber Rejeki di Purbalingga. kami sebagai konsultan Minimarket yang melayanai konsultasi pendirian dan recovery toko, dihubungi dan dimintakan bantuan untuk mendampingi recovery toko. Toko ini berada di pusat salah satu pasar di salah satu daerah di Purbalingga dan berdiri sejak puluhan tahun yang lalu , bahkan di jamannya toko ini menjadi slaah satu rujukan atau pusat kulakan para pelaku ritel di sana. Namun seiring berjalan waktu, tentu, jika tidak melakukan perubahan maka akan ditelan jaman. Oleh sebab itu, Ownernya menyadari betul bahwa harus dan wajib untuk dilakukan pembaharuan. Maka, kami datang untuk melakukan pembaharuan terhadap toko tersebut.

Pembaharuan toko

Pembaharuan toko ? ya pembaharuan yang harus dilakukan, karena kondisi toko yang dulu sempat menjadi "raja kecil" dengan seiring waktu berubah menjadi pemain yang mudah untuk dikalahkan, karena tidak melakukan pembaharuan, di sisi lain semakin banyak pemain baru yang langsung memiliki usaha yang sama dengan sistem moderen. jika adalam permainan bola, maka nilainya bisa 10-2. hihihi..karena tentu sangat berbeda jauh, sebuah toko yang dikelola dengan kekinian dan menyesuaikan jaman, dengan toko yang masih menggunakan manajmeen lama dan selain itu juga tidak konsen untuk memenuhi kebutuhan terbarukan dari prilaku konsumen yang sudah berubah jauh.

https://www.konsultanminimarket.com/konsultan-ritel-nasional.html


Pembaharuan apa saja yang kami lakukan? berikut kami paparkan sebagai pertimbangan bagi anda yang mislkan saja memiliki toko namun masih menerapkan pola dan kerja lama.
  1. Merubah tampilan toko
  2. Merubah pajangan barang toko dengan rak moderen
  3. Menggunakan teknologi moderen yakni software kasir online
  4. Menata barang disesuaikan dengan departemen
  5. Menerapkan starategi pemasaran berbasis online , minimal optimasi media sosial
  6. Merubah mindset pemilik dan karyawan dalam mengelola toko
  7. Melakukan training pelayanan terhadap owner dan karyawa.
Proyek ini dimulai awal bulan Juli dan akan dakhiri dengan sentuhan progam re-launching toko sumber rejeki dengan tampilan dan wajah yang baru serta isi yang berbeda dan layanan yang tentu juga berbeda. Kita akan lihat nanti akan seperti apa hasilnya. 

Recovery Toko Sumber rejeki Purbalingga



 

Matahari Bakal Tutup 86 Gerai

Matahari bakal tutup 86 gerai yang ada di Jawa Bali. Melansir dari Kompas.com bahwa Gerai Mataahri yang ada di Jawa Bali sejumlah 89 geerai dengan kontirbusi 56% dari pendapatan perushaaan. Saat ini gerai matahari diseluruh Indonesia berjumlah 189. gerai. CEO Matahari departemen store Terry mengaatkan bahwa sangat buruk imbasnya jika terjadi penutupan gerai ini, wajar saja , karena 86 Gerai ini menyumbang pendapatan yang cukup siginifikan terhadap perusahaan.



Dengan adanya kebijakan PPKM darurat ini tentu memiliki imbas yang cukup signifikan terhadap semua pelaku ritel yang ada di Jawa Bali, Oleh sebab itu mestinya pemerintah juga memberikan dukungan , karena pelaku ritel sangat terpukul dengan kondisi ini. Selama pandemi ini, indsurti ritel juga mengeluarkan biaya tambahan, misalkan perlengkapan prokes, ini jelas menambah biaya yang cukup signifikan. patah lagi jika, tsemua gerai di tutup, akan menambah hantaman yang cukup luar biasa.

Selain Matahari sebelumnya juga sudah banyak pelaku ritel lain yang sudah mulai gulung tikar dan menutup gerainya, sebut saja Texas chicken, Debenham, Centro dan lain sebagainya. Pandemi ini sungguh berat bagi para pelaku ritel yang ada dndonesia. Centro yang sudah 15 tahun bercokol di Ambarrukmo Plaza, sungguh snagat disayangkan, karena departemen store ini menjadi salah satu rujukan konsumen untuk berbelanja produk bermerek atau branded dan juga pasar kelas menengah. namun apa daya, pandemi tentu tidak memilih milih korbannya.

Sebagai Konsultan ritel moderen di bawah naungan Ritelteam Indonesia, Saya melihat bahwa, dengan pandemi ini memang sangat berat bagi semua pelaku usaha, karena dengan kebijakan Pengetatan tentu telah banyak mengurangi demand yang ada, mislakan saja, kampus dan sekolah tidak beroperasi, sehingga ini sangat berdmapka besar terhadap permintaan konsumen. Keberadaan sekolah ini memiliki efek yang sangat multi, jika sekolah dan kampus berjalan, maka sepatu, baju, celana, kaos kaki, kebutuhan ATK dan aksesir lainnya tentu akan bergerak menjadi permintaan yang cukup besar. 

Anda bisa bayangkan, jika penjual sepatu yang biasanya setiap hari katakanlah para onlineshop (kebetulan istri saya penjual sepatu branded), bis amenjual 10-20 pcs, sejak pandemi, laku 10 pasang saja satu bulan sudah hebat sekali. Betapa jauhnya jurang yang permintaan yang ada, wajar kiranya binsis retail ini terpukul parah apalagi bidang fashion , aksesoris dll.


Di lain sisi, Saya mengamati, para pelaku ritel kecil misalkan toko masyarakat atau minimarket lokal ataupun warialaba, masih bisa bertahan, karena fokus produknya adalah sembako atau kebutuhan harian yang tidak mungkin tidak tetap dicari oleh konsumen. So, Jika anda memutuskan untuk membuka bisnis minimarket atau warung sembako, maka saat ini pilihan itu sangat tepat.karena terbukti dengan adanya pandemi bisnis ini masih bisa bertahan dan terbukti juga bidang bisnis ini tetap diberikan waktu untuk buka , karena malayani kebutuhan masyarakat selain APotek.

Nah, jika anda berniat untuk membuka Minimarket, Anda bisa kontak Konsultan minimarket Ritelteam Indonesia yang telah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang retail moderen, khususnya ritel lokal moderen. 

https://www.konsultanminimarket.com/cara-mendirikan-minimarket-lengkap.html